Tuesday, July 10, 2007

MENUJU SISTIM BARU PENDIDIKAN NASIONAL

Dari hasil perenungan dan pemikiran yang mendalam, serta diskusi-diskusi dan masukan-masukan dari berbagai pihak akhirnya tercetuslah sebuah ide : Menuju Sistim Baru Pendidikan Nasional

 

Dalam sistim baru ini klasifikasi kelas mengunakan sistim level, setiap level untuk siswa dengan kemampuan menengah(standar) lamanya 3(tiga) bulan.

Untuk pendidikan setingkat Sekolah Dasar, diselesaikan dalam 16 level (4 tahun), untuk pendidikan setingkat SLTP diselesaikan dalam 8 level (2 tahun), dan untuk pendidikan setingkat SLTA diselesaikan dalam 8 level (2 tahun).

Setiap kelas pada sistim ini terdiri dari 10 sampai 15 orang peserta didik. kenaikan kelas(level) dilakukan 3 bulan sekali untuk siswa dengan kemampuan standar, sedang untuk siswa dengan kemampuan diatas standar dapat lebih cepat dari 3 bulan dan untuk siswa dengan kemampuan biasa-biasa saja dapat lebih lama dari 3 bulan, tergantungan pada kematangan peserta didik. Kenaikan yang fleksibel ini dimungkinkan karena pengajarannya lebih bersifat individu, dan sistim tesnya juga bersifat induvidu.

Hasil tes dan materi pelajaran yang diberikan dapat dilihat setiap saat oleh orang tua siswa pada web site (situs) sekolah melalui internet.

Karena kenaikan level dilakukan 3 bulan sekali maka penerimaan siswa baru juga dilakukan 3 bulan sekali. Juga dimungkinkan penerimaan siswa baru saat dipertengahan level berjalan sepanjang hasil tes penerimaan siswa baru memenuhi persyaratan.

 

KURIKULUM

Kurikulum yang dipakai pada sistim ini mengacu pada kurikulum Diknas sebagai standar. Satu level pada sistim ini setara dengan 1 catur wulan namun diselesaikan dalam 3 bulan.

 

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR(KBM)

Pada sistim baru ini KBM telah menggunakan Teknologi Informasi (TI) termasuk internet yang online 24 jam. Setiap siswa harus memiliki sebuah laptop seharga kurang lebih 5 juta rupiah, tetapi selama masa pendidikan tak perlu lagi membeli buku, jadi dananya dapat dialihkan untuk membeli Laptop(Note Book). Hal ini dapat menghemat penggunaan kertas, juga dapat menghindari penebangan hutan sebagai bahan baku kertas.

 

Posted by ilhamsy at 13:10:37 | Permanent Link | Comments (0) |
Comments
Write a comment