Mengapa Harus Menunggu
Pada Sistim Pendidikan yang ada sekarang, untuk memasukan anak kita sekolah harus menunggu datangnya tahun ajaran baru, padahal kelahiran anak kita tidak dapat menunggu datangnya tahun baru. Jadi bagi anak yang lahir pada selain bulan Juli, harus menunggu sampai bulan Juli untuk mendaftar sekolah, padahal dia sudah cukup umur untuk memulai Pendidikannya.
Karena itu mengapa kita harus menunggu, mengapa tidak kita buat saya suatu lembaga pendidikan yang dapat menerima siswanya setiap saat, tak harus menunggu datangnya tahun ajaran baru hingga tak akan ada masalah seorang anak terlalu cepat, atau terlambat masuk lembaga pendidikan karena tidak lahir pada bulan Juli.
Dengan makin berkembangnya penggunaan internet saat ini, sangat dimungkinkan untuk membuat suatu lembaga pendidikan yang dapat menerima siswa setiap saat dan dapat juga meluluskan siswa setiap saat, sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta didik.
http://www.FreeViral.com/?r=155793
Send me One Million FREE Guaranteed Visitors


Untuk kemasukan murid baru, maksudnya?? Karena kalau untuk murid yang masuk sekolah baru karena pindah sekolah (misal ikut orang tua pindah tugas), kan boleh kapan saja. Hanya kadang ada yang sok birokratis, berbelit-belit, dan ujung-ujungnya minta duit SPI yang lumayan tinggi. Tapi ada juga (saya yakin masih banyak) yang mengikut aturan yang jelas dengan bayaran SPI yang sesuai aturan.
Kalo untuk kemasukan murid baru di kelas satu, saya tidak sepakat jika si anak boleh masuk kapanpun sesuai keinginan dia, tanpa melalui uji kemampuan. Hal ini akan mengganggu sistem belajar mengajar, kecuali kalau si anak bersedia ditest/diuji sesuai dengan materi yang sudah diajarkan hingga saat itu, dan lulus. Berarti dia bisa mengikuti materi selanjutnya sesuai kelas yang diinginkan. Bahkan ini bisa diterapkan untuk anak-anak yang cerdas, bagi memperbolehkan dia loncat kelas, tentunya pula perlu dipastikan apakah ini kemauan murni si siswa atau keinginan orang tua.
Atau bisa saja untuk menjembatani antara sistem yang sekarang ada dengan sistem yang bapak tawarkan di atas, dibuat dulu dua tahun ajaran dalam tahun yang sama (misal: kemasukan untuk bulan Januari, dan bulan Juli; dalam tahun yang sama).
(Comment this)